Tips jitu menulis karya blog bagi pemula

Tips Jitu Menulis Karya di Blog bagi Pemula

Menulis merupakan salah satu kegiatan yang banyak digemari baik itu kalangan remaja maupun dewasa. Hobi menulis tidak hanya mampu memperkaya pengetahuan dan memberikan informasi saja, melainkan bisa menjadi sebuah pekerjaan yang menghasilkan uang. Apalagi dengan teknologi yang serba canggih ini mampu menyalurkan hobi menjadi sebuah penghasilan baru.
Dengan perubahan gaya hidup dan bisa menghasilkan uang melalui menulis, maka tulisan serta konten yang ada di blog perlu dibuat secara maksimal. Itu berarti kita perlu belajar menulis dengan baik agar mendapatkan banyak pembaca.
1. Mencari topik yang paling dikuasai saat ingin ditulis
Saat ingin belajar menulis blog perlu dipastikan untuk memulainya dengan topik yang paling dikuasai. Bila lebih menyukai topik tulisan bertema traveling atau kuliner, usahakan tidak keluar dari tema topik tersebut dan memilih menulis mengenai otomotif.
Disadari atau tidak saat menguasai topik tertentu, maka membuat tulisan menjadi lebih cepat selesai dan bisa dikulik lebih mendalam.
Perlu diingat lagi bahwa seseorang akan menjadi lebih cepat dan bersemangat saat menulis blog topik-topik yang disenangi. Jadi usahakan untuk mencari topik yang disenangi sekaligus pencarian kata kunci cukup tinggi ketika membuat sebuah tulisan.
2. Membuat kerangka tulisan untuk mempermudah prosesnya
Ketika kita sudah memilih topik yang akan ditulis, maka langkah selanjutnya yaitu membuat kerangka tulisan terlebih dahulu. Sebuah kerangka tulisan dapat membantu penulis menyampaikan berbagai gagasan-gagasan yang ingin disampaikannya menjadi lebih mudah.
Kerangka tulisan secara tidak langsung juga dapat membantu ketika sedang mengeksekusi tulisan, sehingga tidak mudah bingung di tengah jalan dan berakhir malas untuk menulis blog.
Selain itu, kerangka tulisan yang dibuat sebelum mulai menulis juga berguna mengumpulkan berbagai ide. Setidaknya cara ini juga akan berguna dalam melengkapi dan memperkuat sebuah tulisan.
3. Mencari data untuk memperkuat tulisan yang akan dibuat 
Mencari sebuah data sangat dibutuhkan dalam membuat sebuah tulisan agar semakin kuat dan kredibel. Informasi yang nantinya dibaca kepada pembaca pun menjadi lebih beragam atau bahkan memberikan pengetahuan baru.
Perlu diketahui bahwa ada dua jenis data yang bisa digunakan dalam melengkapi sebuah tulisan yaitu data primer dan data sekunder. Data primer bisa diperoleh dari berbagai narasumber yang ditemui secara langsung selama proses wawancara.
Selain data primer, kita pun perlu mencari data sekunder yang bisa didapat dari beberapa literatur mulai dari buku, jurnal online, surat kabar hingga media online.

Data sekunder sendiri bisa berupa sebuah gambar, foto atau sebuah grafik.
Ketika mengambil sebuah data sekunder ini pastikan untuk mencantumkan body note dan daftar pustaka di dalam tulisan ya, Kebiasaan ini dapat membantu melatih diri sendiri agar tidak dijuluki sebagai seorang plagiat dari karya orang lain.
4. Mulailah menulis blog dengan kerangka dan semua data yang telah didapat
Jika semua langkah sudah dilakukan dengan baik, maka kita bisa memulai untuk menulis blog dengan berbekal kerangka sebagai sebuah ide tulisan dan data-data yang sudah didapat. Dengan memanfaatkan itu semua, kita akan mudah menyelesaikan tulisan menjadi lebih cepat.
Jika sewaktu-waktu kehilangan minat untuk menulis, sebaiknya cari inspirasi dengan beristirahat sejenak dan melakukan beberapa aktivitas yang menyenangkan. Setelah rileks, maka tulisan bisa dilanjutkan kembali.
Ketika tulisan sudah selesai, cobalah kembali membacanya secara perlahan dari awal hingga akhir untuk memastikan tidak ada lagi kesalahan kata atau tanda baca. Kita bisa menggunakan bantuan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) untuk membantu mengecek EYD dalam tulisanmu.
Pengecekan ulang ini, setidaknya dapat membantu untuk memerhatikan kesinambungan antar kalimat agar tidak membingungkan pembaca.
5. Gunakan Gaya Bahasa yang Mudah Dipahami oleh Pembaca
Dalam membuat sebuah tulisan, usahakan gaya bahasa yang kita tulis dapat dipahami oleh pembaca. Gunakanlah bahasa yang sederhana, lugas, jelas dan tidak bertele-tele atau bahkan kebanyakan basa-basi.
Setiap tulisan yang kita tulis pasti memiliki keunikan tersendiri, entah itu alur penulisan, gaya bahasa dan topik yang dibicarakan. Nah, sebagai penulis pemula hendaklah kita dapat memperhatikan setiap kata demi kata yang kita tulis. Hindari penggunaan kalimat pasif, jangan sampai boros kata. Dengan memperhatikan itu, tulisan mu dapat dipahami dan menarik minat baca pembaca lho...

Semoga bermanfaat ya teman-teman.

Komentar