Pernikahan Di Tengah Pandemi Menjadikan Peluang Besar Bagi Penjahit
Mendapat
pelanggan yang banyak adalah hal yang sangat diharapkan bagi setiap orang yang
bekerja di pasar, toko maupun dagangan kaki lima. Seperti halnya Abil yang
tetap membuka tokonya. Ia mengungkapkan sekeras apapun kita berusaha pasti ada
pelanggan yang akan menghampiri, walaupun hanya satu orang. Terkadang toko
tidak terlalu dipenuhi pelanggan sebab hanya sekedar memberikan pakaian dasar
dan mengukur serta desain bagaimananya yang diinginkan oleh pelanggan. Setelah
itu mereka pergi kembali. Itupun pelanggan yang memesan jahitan dalam jangka
waktu cukup lama. Adapun pelanggan yang memesan dalam jangka waktu singkat,
hanya sekilas memperbaiki dan menambal sedikit kerusakan yang terjadi pada
bagian pakaian maupun celana. Jadi toko tidak selalu tampak ramai, Sabtu
(6/3/2021).
Pandemi yang
masih menjalar, malah tidak mempupuskan tekad dan niat setiap orang untuk tetap
bekerja dan berkarya. Berbagai aktivitas tetap berlanjut seperti biasa, seperti
adanya kegiatan perhelatan pernikahan. Hal ini menjadi peluang besar bagi para
dekorasi perhelatan maupun penjahit.
“Saya bersyukur
masih diberikan amanah untuk menjahit. Keinginan, kepercayaan dan kepuasan dari
konsumen sangat saya jaga dan diharapkan sekali. Peluang besar saya ya memang saat
adanya acara-acara besar seperti pernikahan salah satunya. Setidaknya sekali
menjahit saja bisa menghasilkan sekitar Rp. 100.000,00 per satu style. Jika
hanya sekedar memperbaiki sebagian saya hanya mengambil Rp. 10.000,00 saja dari
pelanggan.” Jelas Abil, Salah satu penjahit di Nagari Sicincin, Kecamatan 2X11
Enam Lingkung, dekat Simpang Tiga Sungai Asam tepi jalan raya.
“Dihari-hari
biasa, saya menghasilkan sekitar Rp. 30.000 per hari jika pelanggan sepi,
terkadang bisa mencapai Rp. 200.000 per hari paling besar. Setidaknya masih
bisa mencukupi untuk makan bersama istri dan 2 anak saya.” Ujar Abil
menambahkan.
Maka setiap
orang rezekinya sudah diatur oleh sang Khaliq, tergantung kita sejauh mana kita
berusaha dan bersabar. Jangan pernah mengeluh karena suatu kondisi, tetapi
manfaatkanlah suatu kondisi itu sebaik mungkin. Jiwa seorang penjahit tidak
akan pernah lelah dalam menghasilkan desain yang berkualitas. Walaupun
bermodalkan pakaian terbuang, akan ternilai berharga saat kita berani
menampilkan apa yang kita rancang, serta kita fokuskan sesuai trending
sekarang. (JM)

Komentar
Posting Komentar